Cara Cepat Menghasilkan Kroto

Cara cepat menghasilkan kroto. Begini caranya supaya menghasilkan kroto lebih cepat. Sudah tidak terbantahkan lagi, sekarang jangan mengharapkan kroto bisa di hasilkan dalam jangka panjang dengan hanya mengandalkan puluhan sampai ratusan toples. Sekarang kita harus tahu bahwa dengan memperbanyak koloni semut hasilnya kurang memuaskan, dibandingkan dengan beberapa toples tapi ada ratunya. Betul sekali memperbanyak toples semut bisa menghasilkan telur dan kroto lebih banyak tetapi itu belum aslinya. Tunggu beberapa bulan paling sudah habis. Betul apa tidak bro?

Cara Cepat Menghasilkan Telur Kroto

Untuk pemula jangan terlalu over dosis memperbanyak koloni semut. Tetapi harus tahu dulu kuncinya, siapa yang menghasilkan telur paling banyak dan bisa bertahan lama, barulah cara tersebut bisa dipakai. Okelah,  kalau memang mau mencari sarang kroto di alam, tidak masalah. Sekarang di rubah strateginya, tidak hanya mencari sarang saja tetapi mengarah pada sarang ratu. Setelah dapat sarang untuk puluhan toples, usahakan jangan di jadikan satu rak tetapi di bagi  menjadi beberapa toples dan di beri ratu sesuai dengan koloni aslinya.

Bagaimana caranya mengetahui bahwa di sarang ada ratunya mas bro? Buka semua sarang kroto yang di dapat dari alam, pasti akan terlihat. Dijamin ketok kabeh. Semoga cara tersebut bisa membantu sobat flodesta. Jika ada salah kata yang kurang berkenan di hati, ane minta maaf.  Matur nuwun.


Cara Supaya Ratu Tidak Habis

Cara supaya ratu semut rangrang tidak habis dan mudah di lihat perkembangannya. Ratu sangat penting fungsinya sebelum mulai ternak kroto, untuk pemula di sarankan mencari informasi sebanyak mungkin, mengapa? karena jangan sampai melangkah terlalu jauh sebelum tahu seluk beluk tentang ternak kroto. Sehingga pengeluaran dana kita tidak membengkak dan sia-sia. Hal ini sangat penting sekali bagi yang belum pernah mencoba.

Supaya Ratu Tidak Habis Dan Mudah Di Pantau Perkembangannya

Mencoba tidak harus mempunyai uang banyak, karena semut rangrang di alam masih disediakan dengan gratis. Kita tidak harus beli, kalau ada kemauan untuk mencari. Usahakan Sedapat mungkin harus dapat ratunya. Bagi yang berminat, saatnya sekarang harus tahu siapa yang menghasilkan kroto paling banyak, jawabanya ada pada ratu. Ratu semut rangrang memang sangat mutlak dan wajib bila untuk jangka panjang.

Bagaimana kalau punya banyak ratu ?

Cara supaya ratu semut rangrang dalam jumlah banyak tidak mati satu persatu, sebaiknya jangan dicampur. Buatlah satu rak untuk menampung satu sampai dua toples saja. Mengapa cuma sedikit sekali mas bro?
Betul, karena dengan model tersebut kita bisa pantau keberadaan ratu dan hasil krotonya. Bener opo salah bro. Sebab dengan mencampur ratu di rak dalam jumlah banyak kita tidak tahu keberadaannya, toples semut mana yang mengasilkan kroto. Daripada main tebak tebakan, mulai sekarang tidak perlu di ragukan lagi bahwa ratu semut rangrang adalah penghasil kroto terbanyak.

Berdasarkan pengalaman bahwa ratu ternyata berkurang drastis ketika sarang dibongkar. Betul ada yang masih hidup, tetapi lebih baik kalau hidup semua. Mengingat betapa sulitnya mendapatkan ratu semut rangrang di alam. Kita harus berpikir untuk jangka panjangnya bukan jangka pendek. Siapa yang tidak senang ada krotonya terus sampai bertahun tahun.

Masalah tentang punya banyak calon ratu

Lagi-lagi kita berhayal sedikit supaya calon ratu bisa jadi ratu. Ternyata calon ratu semut rangrang dalam jumlah puluhan sampai ratusan akan habis sedikit demi sedikit, hanya membuang waktu saja jika ingin menjadikan ratu. Pasti sahabat sudah mengalaminya. ngenes...

Itulah informasi tentang supaya ratu tidak habis dan mudah di pantau perkembanganya. Matur nuwun.


Kerugian Jika Kroto Tidak Dipanen

Kerugian terburuk jika kroto tidak dipanen, rodo serem ya bro kalau dengar tentang kerugian. Semua tidak lepas antara untung dan rugi tapi setidaknya kita bisa meminimalisir kerugian. Senang sekali kalau sudah banyak menghasilkan kroto, ingin rasanya membiarkan lebih berkembang. Cara ini pasti digunakan bagi yang mempunyai sarang kroto dalam jumlah kecil, karena berharap supaya bertambah banyak dan semakin besar koloninya. Setelah menunggu lama ternyata kroto menjadi semut hitam bersayap.

Kerugian Terburuk Jika Kroto Tidak Dipanen

Bagaimana dampak negatif untuk ternak kroto yang kita tekuni. Ini merupakan masalah yang kurang kita ketahui, di mana kroto yang tidak dipanen nantinya secara alami bisa menjadi semut hitam bersayap.

Pengalaman selama ini memang semut hitam tidak bisa diprediksi kapan munculnya. Berbeda dengan musim calon ratu semut rangrang, sering terjadi kurang lebih mendekati  pertengahan tahun. Bagaimana dengan semut rangrang hitam bersayap?. Saya kira saling berkaitan.

Kerugian terburuk apabila sampai muncul semut hitam kita tidak mendapatkan keuntungan. Pengalaman yang sudah terjadi,  semut hitam ini ternyata tidak bisa dimanfaatkan, banyak berterbangan dan berjatuhan ke lantai kemudian terburuknya tidak bisa dipanen dan perkembangan koloni semut tidak bertambah. Tentu akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menambah koloni semut.

Dengan adanya semut hitam bersayap apakah koloni semut akan bertambah lebih besar, jawabanya tidak. Sedangkan semut hitam tidak menghasilkan kroto. Tetapi dengan adanya semut hitam bersayap dalam koloni tetap mempunyai fungsi.

Tapi sekarang jangan kuatir untuk mengatasi masalah kerugian tersebut. Sebelumnya saya sudah membahas tentang ciri kroto semut rangrang hitam bersayap. Ciri tersebut bisa mengurangi kerugian, jadi pada dasarnya mencegah sebelum terjadi hal paling buruk. Semoga bermanfaat. Jo kelalen cendole. Matur nuwun


Cek Secara Berkala Tatakan Kaki Rak

Cek secara berkala tatakan kaki rak kroto. Apakah sobat merasa galau dengan kondisi ternak kroto anda, makin lama semakin berkurang. Dari sahabat flodesta pernah mengeluhkan masalah semut rangrang semakin lama habis. Banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satunya bisa cek tatakan kaki rak kroto. Apakah di dalam pengaman tatakan kaki rak tersebut banyak semut mati dan setiap hari selalu ada yang jatuh di tanah.

Cek Secara Berkala Tatakan Kaki Rak

Dalam hal ini mas bro akan membahas semut yang terendam ke dalam oli. Bagi yang menggunakan tatakan air pasti akan kelihatan jelas jika ada yang mati. Bagaimana kalau menggunakan oli? Pasti kurang jelas karena tertutup dengan oli. Ireng kabeh...piye ndeloke nek orak dikeruk...

Untuk masalah tersebut,  saya selalu mengingatkan kembali bahwa semakin banyak semut yang masuk oli atau air,  maka otomatis sedikit demi sedikit koloni semut akan mengalami pengurangan. Walaupun sedikit tapi setiap hari, sami mawon, apalagi dalam jumlah besar. Bener opo rak...

Maka dari itu sobat harus selalu cek tatakan kaki rak. Tatakan kaki rak bisa dibersihkan jika sudah lama, diganti dengan oli bekas atau air yang baru. Mengapa harus diganti? Untuk pengguna oli biasanya bercampur dengan kotoran semut dan debu. Dengan berkumpulnya debu di kaki juga tatakan, sedikit demi sedikit bisa membahayakan ternak kroto anda. Semut bisa punya peluang untuk lari melalui oli yang sudah mengeras dan licinya rak, karena terlalu banyak debu yang menempel. Kalau sudah bisa melewati, maka dengan mudah semut keluar beramai ramai dari rak.

Menurut pengalaman saya, semut yang masuk di oli berarti semut mengalami kondisi kurang nyaman di rak, apalagi sudah lama menjalani. Bisa juga disebabkan menjatuhkan diri dan masuk oli atau air. Bukan masalah bau, karena saya sudah belajar bertahun tahun memakai oli. Bau oli tidak begitu mempengaruhi, semut tetap menghasilkan kroto. Hanya saja kaki rak lebih tinggi. Letakkan toples semut pada rak yang paling atas karena lebih menyukai ketinggian, disamping itu untuk menghindari gangguan yang ada di bawah.

Saya kira semua pengaman rak semut rangrang pasti ada kekurangan, kecuali rak kroto anda ditutup rapat, mesti ora ono sing tibo. Mau pakai apa saja boleh, sah-sah mawon yang penting nyaman buat semut dan anda sendiri, apakah itu pakai pengaman kolam, parit paralon, tatakan air dan oli. Monggo, semoga bermanfaat. Matur nuwun.


Cara Supaya Semut Nyaman

Cara supaya semut nyaman di rak toples. Dalam ternak semut rangrang terutama untuk pemula, pasti akan mengalami kendala dan masa sulit ketika pertama kali memindahkan sarang kroto alam ke rak. Kenyamanan adalah syarat mutlak bagi semut rangrang. Kita sendiri harus memahami hal tersebut, bahwa semua yang mengalami perpindahan tempat pasti akan membutuhkan adaptasi, apakah itu dari ternak kroto atau semut rangrang alam .

Cara Supaya Semut Nyaman

Pada saat kita mengambil sarang kroto dari alam tidak serta merta semut rangrang akan otomatis masuk secara instan ke dalam media sarang yang sudah kita sediakan. Bahkan tidak jarang semut akan banyak berjatuhan ke tanah. Pada saat pindah lokasi, semut rangrang akan mengalami penyesuaian di tempat baru. Proses semut masuk ke dalam  toples, botol, bambu dan pipa paralon waktunya berbeda. Ada yang membutuhkan sampai sehari,  ada pula berhari-hari tidak mau masuk. Biasanya semut berkumpul di pojok rak. Sebenarnya agar semut mau bersarang secara cepat adalah faktor teknik saja.

Perbedaan sudah sangat jelas ketika memindahkan sarang semut yang sudah di ternak, koloni semut dari toples sudah adaptasi. Pada saat dipindah ke tempat lain hanya membutuhkan waktu tidk lama dalam menyesuaikan di rak baru. Sedangkan semut yang di ambil langsung dari alam membutuhkan waktu cukup lama.

Kesabaran dan ketekunan dalam menghadapi kondisi itu sangat dibutuhkan sekali. Kalau kita sendiri tidak sabar, Mas bro sarankan jangan ternak kroto, karena tidak ada proses yang cepat (instan) semua membutuhkan waktu. Dengan mau menunggu proses yang ada, semoga hasilnya jadi lebih baik.

Cara supaya semut lebih cepat nyaman di dalam rak?
  1. Ambil bibit kroto dari alam. Letakkan langsung sarang semut secara pelan-pelan (slow) ke dalam rak  yang diambil dari alam. Jangan dibuang dulu daunnya, agar semut rangrang tidak stres tingkat tinggi. Biarkan semut masih berada di dalam daun. Dengan masih adanya daun until rumah, semut tidak terlalu banyak berhamburan keluar secara besar besaran. Kemudian jangan lupa siapkan makanan semut rangrang, bisa ulat hongkong (jenis serangga lain juga boleh) serta minuman air gula manis.

    Pertama kali biasanya semut tidak mau makan dan minum, biarkan makanan dan minuman tetap disediakan. Cepat atau lambat pasti akan dimakan dan diminum. Tidak lupa sediakan juga toples kosong, toples tidak wajib digunakan silahkan ganti dengan bahan yang lain sesuai dengan keinginan. Dalam kondisi apapun memindahkan semut nantinya tetap ada yang jatuh tetapi tidak terlalu banyak bila dibandingkan dengan cara daun dibuka langsung ketika baru dapat dari alam.

  2. Ternak kroto yang sudah lama tiba-tiba semut berjatuhan. Cara ini memang cukup ampuh untuk mengatasi masalah tersebut, jika sobat pernah mengalami semut berjatuhan walaupun sudah di ternak berbulan-bulan, yaitu dengan cara memberi daun pada toples, botol, bambu, pipa paralon, kondisi semut akan jadi lebih nyaman. Daun bisa dimasukkan di dalamnya atau di atas toples. Bagi yang mempermasalahkan tidak bisa melihat telurnya, pelajarilah terus nanti lama-lama akan bias melihat. Pada intinya dalam keadaan darurat semut tidak berjatuhan dan aman alias nyaman, sehingga kita tidak merasa panik dan ketakutan

  3. Ruangan. Kita bisa sebagian mencontoh seperti di alam. Kalau dilihat mayoritas semut alam berada di area panas matahari tetapi sarangnya gelap. Untuk Aplikasi di rumah, sesuaikan dengan kondisi ruangan yang teduh alias adem, tetapi ada cahaya terang yang masuk walaupun hanya pantulan. Coba sobat aplikasikan kondisi tersebut, untuk toples bisa dibuat gelap tetapi ruangan tetap membutuhkan cahaya dan udara. Bagi ruangan yang panas bisa membuat kolam buatan di bawah rak
    Cara supaya semut nyaman di rak bisa anda coba. Orak ono sing nglarang kalau hasilnya lebih baik. Semoga bisa bermanfaat. Matur nuwun.


    Mengurangi Rumah Semut Di Toples

    Mengurangi rumah semut di toples. Detik ini kita akan membahas masalah rumah semut rangrang. Pasti sobat semua pernah melakukan penambahan rumah semut secara besar,  berharap koloni semut jadi tambah banyak. Apa yang terjadi dengan menambah toples terlalu banyak? Mari kita amati dengan seksama bahwa penambahan toples, botol, pipa paralon dan bambu yang tidak sesuai dengan koloni semut akan membuat semut  berpindah ke tempat yang baru. Sehingga koloni semut terbesar akan terpecah belah merata ke tempat lain, atau sebaliknya menyatu.

    Mengurangi Rumah Semut Dari Toples

    Pemandangan ini membuat kecewa, karena hasil kroto terbagi dan tidak berkumpul. Perlu diketahui, apabila isi koloni semut cuma sedikit jangan berharap bertambah secara cepat, penuh, padat berisi, kecuali ada penambahan semut dari luar. Ambil contoh pada toples dan botol yang sering dipakai, kebanyakan terlihat kosong serta seperti lama berkembangnya.

    Perkembangan telur, larva, pupa serta semut rangrang tidak bisa cepat, semua mempunyai tahap pertumbuhannya, jadi sobat wajib mengikuti prosesnya.

    Mari relakan sedikit untuk membaca artikel flodesta yang gak neko-neko alias poinnya saja, ndak marai mumet.
    • Jangan menambah rumah semut terlalu banyak. Apakah dari toples, botol, pipa paralon dan bambu. Karena bisa menyebabkan banyak yang kosong, sesuaikan dengan koloni semut.

    • Tambahkan toples atau botol secara bertahap, lihat kondisi. Bisa di lihat kalau menambah toples terlalu banyak. Apakah isinya akan penuh semua, pasti tidak sesuai seperti apa yang kita harapkan.

    • Ambil kembali toples kosong dan botol yang lama tidak ditempati, apakah itu baru beberapa minggu atau berbulan bulan,  karena percuma saja melihat toples kosong semua. Belum tentu toples yang sudah kosong akan di tempati lagi. Lebih baik dengan jumlah toples sedikit tapi maksimal hasilnya.
    Cara mengurangi toples, botol yang ada semutnya?
    • Silahkan lihat toples yang kosong lalu ambil dan segera bersihkan dari semut rangrang .

    • Cara membersihkannya dengan menggunakan kuas lebar untuk toples dan kuas kecil panjang untuk botol pada semut yang masih berada di dalam sehingga tidak mematikan. Jangan lupa kuas dikasih tepung sedikit supaya semut rangrang bisa langsung jatuh di rak.
    Sekarang kita sudah bisa lihat setelah beberapa hari toples yang telah kita kurangi otomatis  koloni semut rangrang akan berkumpul dengan padat serta kroto akan menyatu lebih banyak, sehingga ketika panen kroto lebih efesien waktunya. Baca : Cara panen kroto media toples

    Selamat mencoba semoga dengan adanya info tentang mengurangi rumah semut pada toples dan botol jadi tambah senang melihatnya. Puas... Jo kelalen sama cendole bro... Matur nuwun