Cara melihat ratu di dalam toples

Salam kroto. Bagi sahabat flodesta yang sudah mencoba membudidayakan semut rangrang tentu sudah mengetahui bahwa di dalam struktur semut rangrang salah satunya adalah adanya ratu semut rangrang di dalam koloni. Ternyata masih saja banyak yang belum tahu cara melihat ratu di dalam toples. Rasa penasaran tinggi ingin tahu di mana sang ratu berada. Tapi apalah daya sedangkan ratu sendiri kebanyakan dari kita bentuknya saja belum tahu. lah piye...

ratu semut rangrang

Sebenarnya sangat mudah sekali bro, saya sendiri dahulu juga belum tahu karena seringnya melihat polahe semut jadi lama lama menjadi tahu seperti apa sang ratu semut rangrang. Sampai pada waktu itu mas bro harus membongkar sarang di toples gara gara ingin tahu. Dari pengalaman melihat sendiri di dalam toples sampai di luar toples pokoke sampai mblenger ndeloke. Mulai sekarang tidak perlu membongkar sarang cukup di lihat dari luar sudah bisa. Bagi poro sedulur kabeh kalau di didalam sarang semut sudah ada ratunya pasti dengan mudah kita lihat.

Begini sob caranya melihat ratu di dalam toples :
  • Lihat sarang semut di toples dengan cara kita terangi pakai senter paling atas jika kondisi ruangan kurang begitu terang. Kita bisa lihat langsung, kalau di situ terdapat sekelompok semut yang padat dan di dekatnya terdapat telur yang banyak maka di pastikan di situ letak ratunya ( biasanya ada di pinggir toples). Lanjut, silahkan arahkan penerangan cahaya ke samping pinggir dinding toples untuk memastikanya. Tetapi ratu tidak bisa kita lihat secara utuh karena terhalang semut yang menutupi atau melindungi badanya ratu tetapi setidaknya kita bisa melihat  kepalanya atau perutnya yang besar. Seperti gambar di atas bisa di amati betul di situ kelihatan punggung dan sedikit perut ratu serta jumlah telur kecil kecil di dekatnya.
Silahkan di coba dan di praktekan apa yang sudah mas bro sampaikan di atas. Jadi sekarang tidak perlu repot lagi melihat ratu semut rangrang di dalam toples. Semoga bisa bermanfaat...ojo lali cendole....biar tambah segar. suwun

Toples semut rangrang

Salam kroto. hello sobat ketemu maning kalian mas bro. Flodesta mulai update lagi cara ternak kroto nih. Kali ini tentang membuat lubang toples semut rangrang. Seberapa penting lubang toples bagi semut rangrang. Betul sekali lubang toples memang sangat wajib di buat fungsinya untuk keluar masuk semut, membawa makanan serta mengeluarkan kotoran makanan.

toples semut rangrang

Pertama kali sobat pasti sudah pernah membaca artikel ternak kroto di blog flodesta pertama kali launching tentang pembuatan sarang kroto menggunakan toples. Pada waktu itu saya menggunakan toples kurang lebih ukuran lima liter atau kg karena masih belum tahu harus menggunakan toples ukuran berapa sedangkan lubangnyapun harus di buat dimana apakah di bagian atas atau bawah. Bingung...

Sekarang lubang utama sebenarnya tidak perlu di buat banyak banyak, toh akhirnya juga di tutup sama jaring semut rangrang. Tetapi lubang kecil kecil masih di perlukan, lubang utama bisa di kasih satu bagian bawah saja. Mengapa lubang kecil masih di perlukan supaya dalam toples tidak terlalu panas (sangat memungkinkan di tutup juga oleh semut). Mungkin satu ini sobat sukai, siapa tahu kalau ada teman  yang lain memerlukan bibit semut rangrang dari anda lubang utama toples tinggal di tutup pakai solasi. beres, simple, ora repot semut rangrang tetap masih dapat suplai udara.

Sesuai dengan perkembangan budidaya kroto percobaan terus di coba sampai menghasilkan yang lebih baik. Sekarang sudah saya coba dengan menggunakan toples sosis. Ukurannya tentu berbeda jauh dengan toples yang lima literan.

Mengapa menggunakan toples kecil mas bro? Toples kecil nanti hasil krotonya sedikit. weleh weleh.....pertanyaan yang oke banget nget. Betul sekali, selama ini memang mas bro tidak memaksa apakah mau menggunakan toples kecil atau besar. Toples dengan ukuran kecil tapi kalau ada ratunya pasti hasil telurnya juga oke walaupun hanya punya beberapa toples. Kalau bisa toples bekas bekas yang ada di rumah bisa di pakai tidak harus beli baru supaya tidak mengeluarkan uang banyak. Setuju rak bro...

Toples semut rangrang boleh saja menggunakan yang paling besar tetapi kalau koloninya kecil pecuma saja mau nunggu berapa tahun supaya jadi penuh, jangan mimpi realistis saja. Penggunaan dengan ukuran besar nanti bisa merepotkan dalam hal panen kroto karena terlalu banyak semut rangrang.

Toples kecil menurut masbro lebih efesien kalau hanya repot masalah panen itu sudah resiko. Sobat bisa melihat sendiri sarang di alam mungkin besarnya untuk untuk menyimpan telur tidak sebesar toples lima liter sampai 10 liter bahkan kalau di bandingkan dengan toples sosis mungkin malah besar toples sosis (diameter). Sedangkan toples sosis sendiri menurut mas bro juga masih kebesaran. hehe...Memang ada beberapa sarang mas bro pernah menemui sarang semut rangrang sebesar bola sepak guede wes pokoke, sangat besar sekali sayang tidak bisa di ambil karena di luar jangkauan. Sayang banget krotone.

Maksud dari informasi diatas bukan berarti mas bro so pintar, karena saya menjalani sesuai dengan kenyataan. Jujur saja aku juga masih banyak kekurangan masih butuh ilmu, masukan dan pengalaman dari sahabat flodesta. Marilah belajar bersama sama tentang budidaya semut rangrang supaya sukses semua. peace

Semoga bisa bermanfaat, ojo lali cendole....suwun.

Mengatasi semut rangrang masuk air gula

Salam kroto. Pertanyaan satu demi satu dari sahabat flodesta selalu mas bro usahakan selesaikan apakah itu melalui kolom komentar maupun yang telepon langsung. Tapi kalau belum sempat terjawab yo ojo nesu, harap maklum bro yang berpikir cuma satu orang (kadang ada teman ngasih masukan) mugkin kedepan sedikit demi sedikit masalahmu akan terselesaikan. Kali ini saya coba fokus masalah cara mengatasi semut rangrang masuk air gula. Masih banyak dari kita mengalami masalah semut rangrang masuk kedalam air minuman yang kita sediakan. Bahkan lebih dari satu mati terendam air gula. lihat saja gambar di bawah keberadaan semut rangrang yang ada di tengah kalau gak bisa menepi lagi pasti mati tenggelam.

 minuman semut rangrang


Penyebab semut rangrang masuk tempat minuman yang kita sediakan di sebabkan semut merasa terganggu dengan penambahan air minum. Mungkin dari sobat flodesta pernah menambah air minum selalu langsung menumpahkan kedalam tempat minuman semut rangrang tanpa menyingkirkan semutnya. Cara seperti itu membuat semut kaget dan akhirnya semut secara brutal masuk ke air dan akhirnya mati. Mungkin bisa saja di sebabkan karena penambahan minuman terlambat.

Tempat minuman juga harus di perhatikan jangan sampai tempat air minum terlalu tinggi ataupun terlalu lebar, sedang sedang saja yang penting kondisi air minum tidak terlalu tinggi menyesuaikan tinggi semut rangrang. Masalah nanti air minum cepat habis itu tidak masalah, semua tergantung daripada koloni semut rangrang yang kita budidayakan, semakin banyak semut semakin banyak minumnya.

Bagaimana cara mengatasi semut rangrang masuk air gula.
  • Cara pertama. Bersihkan dulu semut yang masih ada di dalam tempat minuman dan sekitarnya. Pokoknya harus bersih dari semut rangrang. Caranya semprot pakai air (buih) sampai semut rangrang menjauh dari tempat minuman. Kemudian air gula bisa di masukkan di tempat minuman.
  • Cara kedua yaitu dengan menambah tempat minuman baru. Jadi begini sob, kita bisa menambah tempat air gula yang baru dengan catatan tempat minuman lama sedikit mendekati habis dulu baru kita letakkan tempat yang baru. Kemudian tempat minuman lama bisa kita ambil untuk cadangan berikutnya. Kalau masih ada semutya bisa kita bersihkan dulu dengan memakai tangan yang terproteksi sarung tangan dengan di lumuri tepung sedikit. Kita usap perlahan lahan semut yang menempel di tempat minuman semut rangrang lama.
  • Cara ketiga mungkin tidak terbayang di pikiran kita yaitu tempat minum di kasih batu batu kecil tentu batu tersebut sudah dibersihkan. Mengapa mas bro mempunyai ide tersebut karena dalam pengamatan semut sebagian kecil ada yang nekat masuk kedalam air gula. Dengan adanya halangan batu maka semut tidak akan masuk kedalam air tetapi tetap masih bisa minum karena adanya celah di antara batu. Lihat saja gambar di bawah ini :

 minuman semut rangrang

Cukup mudah sekali kita hanya memerlukan sedikit polesan kreatifitas. Cara tersebut mungkin tidak harus dipakai tetapi tidak ada salahnya untuk di coba. Semoga semut rangrang tidak lagi masuk minuman air gula. Terimakasih sekali mas bro ucapkan atas kunjungan dan partisipasinya. Ojo lali cendole....ben tambah seger. suwun

    Kroto hilang dari toples

    Salam kroto. sobat flodesta selamat pagi piye kabare? Aku saiki meh berbagi lagi tentang kroto hilang dari toples. Setelah di amati dan di cermati tiba tiba krotoku menghilang dari pandangan mata. Padahal malam hari saya lihat banyak krotonya loh tapi setelah pagi harinya kok hilang semua, aneh bin ajaib. Apa karena di makan sendiri ya padahal sudah tak kasih makanan full sepertinya gak mungkin, sambil berpikir mencari penyebabnya. Tuing tuing...agak pusing ni kepala.


    kroto


    Apakah saudaraku juga pernah mengalami hal demikian, saya kira pasti pernah mengalaminya. Suatu saat nih si brodin pagi pagi banget telpone neng hapene mas bro. Aku kaget banget isuk isuk mruput matane isih nggandul di telpon karo sedulurku.

    Nih kutipanya:

    Brodin : Selamat pagi mas bro
    Mas bro : Selamat pagi
    Brodin : Mas saya mau tanya kenapa krotoku pada hilang ya?
    Mas bro : La dalah....kok iso. Pasti you ambil ya krotonya
    Brodin : Tidak mas, malam hari saya lihat ada banyak, tapi begitu saya lihat keesokan harinya mengapa hilang semua. Apakah bisa di makan predator lain ya mas.
    Mas bro : Ah...gak mungkin. Kalau predator lain seperti tikus gak mungkin masuk toples. Sangat mungkin sekali jika masuk ke dalam rak semut rangrang, nangkring clingak clinguk iku bener. Cari tulang dan minum air gula. Aku sambil ngakak...ckckckc
    Brodin : Benar mas banyak yang hilang. Apa ya mas penyebabnya?
    Mas bro : Tenang... tenang... mas, pasti nanti akan saya cari penyebabnya. Sabar wae....
    Brodin : ok mas ane tunggu ya. terimakasih
    Mas bro : sami sami. maturnuwun

    Itulah kutipan percakapan  mas bro dengan si brodin

    Usut punya usut mas bro amati ternyata yang menyebabkan kroto hilang dari toples sebenarnya hanya karena pindah posisi saja. Jangan panik bro...tenang saja. Kroto akan mengalami migrasi apakah masuk kedalam sarang toples yang paling dalam sehingga tidak terlihat atau kroto di pindah ke toples lain. peristiwa seperti itu sering terjadi setiap hari, tiba tiba toples yang tadinya tidak ada krotonya sekarang jadi ada banyak krotonya padahal tadinya tidak ada krotonya. Bisa juga karena membentuk koloni baru. Jangan heran bro, telur, larva, pupa sewaktu waktu bisa mengalami perpindahan (di pindah oleh koloninya) bisa di sebabkan faktor gangguan serta ketidaknyamanan semut tersebut. Itulah sifat alaminya karena mereka hidup, jangan di paksa biarkan berkembang alami saja yang penting di rawat dan di beri makan sesuai kebutuhan semut ora usah neko neko.

    Itulah sekilas yang mas bro bisa beri info masalah kroto hilang dari toples. Semoga bisa bermanfaat. ojo kelalen cendole.....suwun sanget.
     

    Panen kroto tetap mengganggu semut rangrang

    Salam kroto. Panen kroto tetap mengganggu semut rangrang. Sempat menjadi "trend" pertanyaan setiap orang yang ingin mencoba budidaya kroto di rumah. Manakala semut rangrang yang kita ternak sudah terlihat penampakan kroto yang siap di panen. Apakah kroto itu akan kita diamkan saja menjadi berkembang menjadi koloni baru atau harus kita ambil demi kebutuhan. Sebagian sahabat flodesta belum terlalu mengerti maka kebiasaan yang sering saya lihat pasti tidak pernah di panen dengan alasan biar banyak koloninya dulu, itu betul sekali. Tapi cobalah untuk eksperiment sendiri untuk mengambil kroto, akibatnya dampak tidak pernah mencoba pasti nanti akan keterusan, bagaimana bisa tahu.


    panen kroto

    Dampak paling merugikan kalau sampai tidak pernah di ambil adalah timbul semut hitam kecil bersayap secara besar besaran. Seharusnya kroto tersebut bisa kita manfaatkan untuk makanan burung akhirnya harapan tersebut sirna. Apa untungnya semut tersebut kalau terlalu banyak paling malah pada jatuh kelantai, bertebaran kesana kemari serta cepat mati ironisnya lagi koloni tidak bertambah. Pasti mas bro kecewa berat...hehe...

    Membiasakan tidak mengambil kroto adalah hak setiap orang tidak ada yang bisa melarang. Semakin tidak ada kegiatan pemanenan kroto tentu saja koloni semut semakin lama akan bertambah besar. Tetapi kalau hanya mengandalkan koloni kecil terus berharap jadi banyak kayaknya kok butuh waktu cukup lama. (mesti orak sabar). Bahkan realita di lapangan yang share sama mas bro lama lama semutnya semakin berkurang dan habis.

    Dalam masalah panen kroto setiap individu mempunyai teknik sendiri sendiri. Mas bro juga tidak memaksa cara saya anda pakai, semua itu terserah dari diri sahabat flodesta. Pilih cara terbaik buat anda apakah mau pakai cara itu cara ini monggo kerso yang penting enjoy dan enak di jalani. Leres nopo mboten......lur

    Apakah bisa panen kroto tanpa mengganggu semut rangrang? begini bro, model apapun panen kroto pasti akan menggangu koloni semut di dalam media yang kita pakai. Bagaimana tidak,di dekati saja semut hawane nyerang wae, apalagi kita pegang toplesnya di tambah lagi kita bongkar dan menyobek jaring... huft tambah soyo ngamuk. Tapi ngomong ngomong ono sing iso hipnotis semut rak yo ben orak nyerang...wkwkwkkw

    Masalah tingkat stres semut rangrang mas bro sendiri tidak mengamati secara detail serahkan saja pada ahlinya.  Amati saja apa yang bisa di lihat (mas bro bukan profesor).  Masalah semut beringas dan menggigit itu sudah wajib ketika ada gangguan. ya to...

    Apakah setelah di panen semut tidak mau bertelur lagi karena stres. Semut rangrange masbro setiap hari tak ambil tetap ada telurnya dan berkembang dengan baik. Setelah di panen, semut juga tidak lama lagi akan melakukan aktifitas secara normal kembali. Cuma yang terjadi setelah panen biasanya koloni akan semakin mengecil karena telur kita ambil sedangkan  sarang juga otomatis menyusut. Karena yang berkumpul kembali hanya semutnya dan sedikit telur sisa dari pengambilan kroto. Setelah panen tetap proses lagi. sabar to bro...

    Jadi kesempulanya panen kroto tetap mengganggu semut rangrang. Terimakasih alias maturnuwun. ojo lali cendole...suwun.