Flodesta mengucapkan terimakasih atas kunjungannya.

Cara Supaya Ratu Tidak Habis

Cara supaya ratu tidak habis dan mudah di pantau perkembangannya. Hallo poro sedulur, piye kabare semute? mati po isih urip. Sebelum mulai ternak kroto, untuk pemula di sarankan mencari informasi sebanyak mungkin, mengapa? karena jangan sampai melangkah terlalu jauh sebelum tahu seluk beluk tentang semut rangrang. Sehingga pengeluaran dana kita tidak membengkak dan sia-sia. Hal ini sangat penting sekali bagi yang belum pernah mencoba ternak kroto di rumah.

Supaya Ratu Tidak Habis Dan Mudah Di Pantau Perkembangannya

Mencoba tidak harus mempunyai uang banyak, karena semut di alam masih di sediakan dengan gratis. Kita tidak harus beli, kalau ada kemauan untuk mencari. Usahakan Sedapat mungkin harus dapat ratunya.

Bagi yang berminat, saatnya sekarang harus tahu siapa yang menghasilkan telur kroto paling banyak, jawabanya ada pada ratu. Ratu semut rangrang memang sangat mutlak dan wajib bila untuk jangka panjang.

Bagaimana kalau punya ratu banyak?

Begini sob, untuk mengatasi supaya ratu semut rangrang dalam jumlah banyak tidak mati satu persatu, ada baiknya jangan di campur. Buatlah satu rak hanya untuk menampung satu sampai dua toples saja. Mengapa cuma sedikit sekali mas bro?
Betul om dan tante. Karena dengan model tersebut kita bisa pantau keberadaan ratu dan hasil krotonya. Bener opo salah bro. Sebab dengan mencampur ratu dan banyak sarang semut di rak, kita tidak tahu keberadaan ratu tersebut, mana toples semut yang mengasilkan telur dan tidak. Daripada main tebak tebakan, mulai sekarang tidak perlu di ragukan lagi bahwa ratu adalah penghasil kroto terbanyak.

Berdasarkan pengalaman bahwa ratu semut rangrang ternyata berkurang drastis ketika sarang akan di bongkar semua. Memang betul sekali masih ada yang masih hidup, tetapi lebih baik kalau masih hidup semua. Mengingat betapa sulitnya cari ratu kalau nantinya habis. Kita berpikir untuk jangka panjangnya bukan jangka pendek. Siapa yang tidak senang semutnya ada krotonya terus sampai bertahun tahun.

Masalah tentang punya calon ratu banyak

Lagi-lagi kita berhayal sedikit supaya calon ratu banyak bisa jadi ratu semua. Ternyata calon ratu dalam jumlah puluhan sampai ratusan akan habis sedikit demi sedikit,  hanya buang-buang waktu saja. Pasti konco-konco sudah mengalaminya. ngenes...

Itulah bagi-bagi informasi tentang supaya ratu tidak habis dan mudah di pantau perkembanganya. Matur nuwun.

Lihat juga : Ratu semut rangrang

Kerugian Terburuk Jika Kroto Tidak Dipanen

Tentang kerugian terburuk jika kroto tidak dipanen, rodo serem ya kalau dengar tentang kerugian. Semua tidak lepas antara untung dan rugi kuwi kudu dilakoni tapi setidaknya kita bisa meminimalisirnya. Senang rasanya kalau sudah banyak menghasilkan kroto, ingin rasanya membiarkan jadi berkembang lagi. Cara ini pasti digunakan bagi yang mempunyai sarang kroto sedikit, karena berharap supaya jadi tambah banyak dan semakin besar koloninya. Setelah menunggu sekian lama ternyata banyak kroto menjadi semut hitam bersayap.

Kerugian Terburuk Jika Kroto Tidak Dipanen

Bagaimana dampaknya untuk budidaya kroto yang kita tekuni. Ini merupakan masalah yang sedikit kita kurang ketahui di mana kroto yang tidak dipanen nantinya secara alami bisa menjadi semut hitam bersayap.

Pengalaman selama ini memang semut hitam tidak bisa diprediksi kapan munculnya. Berbeda kalau musim calon ratu semut rangrang sering terjadi kurang lebih mendekati  pertengahan tahun, bagaimana dengan semut rangrang hitam bersayap. Saya kira saling berkaitan,  tidak lama akan muncul dengan adanya calon ratu.

Kerugian terbesar jika sampai timbul semut hitam menyebabkan tidak adanya keuntungan. Pengalaman yang sudah terjadi,  semut hitam ini ternyata tidak bisa dimanfaatkan, banyak berterbangan dan berjatuhan ke lantai kemudian terburuknya tidak bisa dipanen dan perkembangan koloni semut tidak bertambah. Tentu akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menambah koloni semut.

Dengan adanya semut hitam bersayap apakah koloni semut akan bertambah lebih besar, tentu tidak. Sedangkan semut hitam tidak menghasilkan telur dan kroto.  Tetapi dengan adanya semut hitam bersayap dalam koloni tetap ada fungsinya.

Tapi sekarang jangan kuatir mengatasi masalah kerugian tersebut. Sebelumnya flodesta sudah menulis tentang ciri kroto semut rangrang hitam bersayap. Ciri tersebut bisa meminimalisir kerugian, jadi pada dasarnya mencegah sebelum terjadi hal paling buruk. Semoga bermanfaat. Jo kelalen cendole. Matur nuwun

Baca juga:  Cara panen kroto toples

Cek Secara Berkala Tatakan Kaki Rak

Salam kroto. Apakah sobat merasa galau dengan kondisi ternak kroto anda makin lama semakin berkurang. Dari beberapa sahabat  flodesta pernah berbagi pengalaman selalu mengeluhkan masalah semut semakin lama habis. Banyak faktor sebenarnya yang mempengaruhinya, salah satunya bisa cek secara berkala tatakan kaki rak. Apakah di dalam pengaman tatakan kaki rak tersebut banyak kematian semut atau setiap hari banyak jatuh di tanah. Kemudian tidak adanya keseimbangan telur yang dihasilkan dengan kematian.

Cek Secara Berkala Tatakan Kaki Rak

Dalam hal ini mas bro akan membahas semut yang banyak terendam ke dalam oli. Bagi yang menggunakan tatakan air pasti akan kelihatan jelas jika ada yang mati. Bagaimana kalau menggunakan oli? Pasti akan sedikit samar-samar karena tertutup dengan oli yang berwarna hitam. Ireng kabeh...piye ndeloke nek orak dikeruk...

Untuk masalah tersebut,  mas bro selalu mengingatkan kembali bahwa semakin banyak yang masuk oli atau air,  maka otomatis sedikit demi sedikit ternak kroto anda juga akan mengalami pengurangan. Walaupun sedikit kalau setiap hari juga sami mawon, apalagi dalam jumlah banyak. Bener po rak...

Maka dari itu sobat harus selalu cek secara berkala tatakan kaki rak. Tatakan bisa dibersihkan jika sudah lama dengan oli bekas atau air yang baru. Mengapa harus diganti? Untuk pengguna oli biasanya bercampur dengan kotoran semut dan debu. Dengan berkumpulnya debu di kaki juga tatakan sedikit demi sedikit juga bisa membahayakan ternak kroto anda. Semut bisa punya peluang untuk kabur melalui oli yang sudah mengeras atasnya dan licinya kaki yang banyak debu menempel. Kalau sudah bisa melewati maka dengan mudah semut berbondong-bondong keluar dari rak semut.

Menurut pengalaman, semut yang masuk oli berarti semut mengalami kondisi kurang nyaman di dalam rak, apalagi sudah lama mencoba ternak kroto. Bisa juga disebabkan menjatuhkan diri dan nekat masuk oli atau air. Bukan masalah bau, karena saya sudah belajar bertahun tahun pakai tatakan oli. Bau oli tidak begitu signifikan mempengaruhi, semut tetap menghasilkan kroto. Cuma kondisi tinggi kaki rak lebih tinggi dari sebelumnya. Letakkan toples semut pada rak yang paling tinggi karena lebih menyukai ketinggian karena di bawah banyak gangguan.

Aku kira semua pengaman rak semut pasti ada saja semut yang jatuh atau menjatuhkan diri, kecuali raknya panjenengan ditutup rapat mesti ora ono sing tibo. hahaha...

Mau pakai apa saja boleh, sah-sah mawon yang penting nyaman buat semut dan anda sendiri, apakah itu pakai pengaman kolam, parit paralon, tatakan air dan oli.  Monggo... Semoga saget bermanfaat. Matur nuwun sanget cendole...

Cara Supaya Semut Nyaman Di Rak

Cara supaya semut nyaman di dalam rak. Dalam ternak semut terutama untuk pemula, pasti akan mengalami masa sulit serta kendala ketika pertama kali memindahkan sarang kroto alam ke dalam rak. Kenyamanan adalah syarat mutlak untuk semut rangrang. Kita sendiri harus memahami hal tersebut, bahwa semua yang mengalami perpindahan tempat pasti akan membutuhkan proses adaptasi, apakah itu semut alam atau ternak.

Semut

Pada saat kita mengambil sarang kroto dari alam pasti tidak serta merta semut rangrang akan masuk secara instan ke dalam media sarang yang sudah kita sediakan. Bahkan tidak jarang semut akan banyak berjatuhan ke tanah. Dan pada saat pindah lokasi semut rangrang akan mengalami proses penyesuaian tempat baru. Proses semut masuk ke dalam tempat toples, botol, bambu dan paralon mempunyai waktu berbeda. Ada yang membutuhkan waktu tidak sampai sehari ada pula sampai berhari-hari tidak mau masuk, menyebabkan semut berkumpul di pojok rak. Walaupun sebenarnya masalah supaya semut mau bersarang secara cepat itu hanya menggunakan teknik saja.

Perbedaan sudah sangat jelas ketika memindahkan sarang semut yang sudah di ternak, koloni semut dari toples sudah adaptasi. Pada saat dipindah ke tempat lain hanya membutuhkan waktu tidak terlalu lama dalam menyesuaikan di rak baru. Sedangkan semut yang di ambil langsung dari alam membutuhkan waktu cukup lama.

Kesabaran dan ketekunan dalam menghadapi kondisi itu sangat dibutuhkan sekali. Kalau kita sendiri tidak sabar, Mas bro sarankan jangan ternak kroto, karena tidak ada proses yang cepat (instan) semua membutuhkan waktu. Dengan mau menunggu proses yang ada, semoga saja hasilnya jadi lebih baik.

Cara supaya semut lebih cepat nyaman di dalam rak?
  1. Ambil bibit semut dari alam. Letakkan langsung sarang semut secara pelan-pelan ke dalam rak (slow mawon) yang sudah kita ambil dari alam. Jangan dibuang dulu daun yang ada, supaya semut rangrang tidak terlalu stres tingkat tinggi. Biarkan saja semut masih berada di dalam daun. Dengan masih adanya rumah daun, semut tidak terlalu banyak berhamburan keluar sarang secara besar besaran. Kemudian jangan lupa siapkan makanan dari ulat hongkong (jenis serangga lain juga boleh) serta minuman air gula manis.

    Pertama kali bisanya semut tidak mau makan dan minum, biarkan saja makanan dan minuman tetap disediakan. Cepat atau lambat pasti akan dimakan atau diminum. Tak lupa sediakan juga toples kosong, toples tidak wajib digunakan silahkan ganti dengan bahan yang lain sesuai dengan keinginan sobat. Dalam kondisi apapun memindahkan semut nantinya tetap ada yang jatuh tetapi tidak terlalu banyak bila dibandingkan dengan cara daun dibuka langsung ketika baru dapat dari alam.

  2. Ternak kroto yang sudah lama tiba-tiba semut berjatuhan. Cara ini memang cukup ampuh untuk mengatasi masalah tersebut, jika sobat pernah mengalami hal semut berjatuhan walaupun sudah di ternak berbulan-bulan, dengan cara memberi daun pada toples, botol, bambu, paralon kondisi semut akan jadi lebih nyaman. Daun bisa diberi dalamnya atau di atas toples. Bagi yang mempermasalahkan tidak bisa melihat telurnya, pelajarilah terus nanti lama-lama akan terbiasa dengan kondisi tersebut. Pada intinya dalam keadaan darurat semut tidak berjatuhan dan aman alias nyaman, sehingga kita tidak merasa panik dan ketakutan

  3. Ruangan. Kita bisa adopsi sebagian seperti di alam saja, kalau dilihat mayoritas semut alam berada di area panas, terang tetapi sarangnya gelap. Aplikasi di rumah, sesuaikan dengan kondisi ruangan dengan teduh alias adem, tetap ada cahaya yang masuk walaupun hanya pantulan. Coba sobat aplikasikan kondisi tersebut, untuk toples atau bahan lain bisa dibuat gelap tetapi ruangan tetap membutuhkan terang cahaya dan udara. Bagi ruangan yang panas bisa membuat kolam buatan di bawah rak

  4. Baca juga : Pengaman rak ternak kroto menggunakan parit paralon
    Cara supaya semut nyaman di rak bisa anda coba selagi masih bisa dicoba. Orak ono sing nglarang kalau hasilnya jadi lebih baik. Semoga bisa bermanfaat. Matur nuwun cendole..