Kerugian Terburuk Jika Kroto Tidak Dipanen

Salam kroto. Tentang kerugian terburuk jika kroto tidak dipanen, rodo serem ya bro kalau dengar tentang kerugian. Semua tidak lepas antara untung dan rugi kuwi kudu dilakoni tapi setidaknya kita bisa meminimalisir kerugian tersebut. Senang rasanya kalau semut sudah banyak menghasilkan kroto tentu ingin rasanya membiarkan jadi berkembang lagi. Cara ini pasti digunakan bagi yang mempunyai sarang kroto sedikit karena berharap supaya jadi tambah banyak dan semakin besar koloninya. Setelah sekian lama melalui proses ternyata banyak kroto menjadi semut hitam bersayap.

Kerugian Terburuk Jika Kroto Tidak Dipanen

Bagaimana dampak serta kerugian untuk budidaya kroto yang kita tekuni. Ini merupakan masalah yang sedikit kita kurang ketahui di mana kroto yang tidak dipanen nantinya secara alami bisa menjadi semut hitam bersayap.

Pengalaman selama ini memang semut hitam tidak bisa diprediksi kapan munculnya. Berbeda kalau musim calon ratu semut rangrang sering terjadi kurang lebih mendekati  pertengahan tahun, bagaimana dengan semut rangrang hitam bersayap. Saya kira saling berkaitan,  tidak lama akan muncul dengan adanya calon ratu.

Kerugian terbesar jika sampai hadir semut rangrang hitam menyebabkan tidak adanya keuntungan. Pengalaman yang sudah terjadi,  semut hitam ini ternyata tidak bisa dimanfaatkan, banyak berterbangan dan berjatuhan ke lantai kemudian terburuknya tidak bisa dipanen dan perkembangan koloni semut tidak bertambah. Tentu akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menambah koloni semut.

Dengan adanya semut hitam bersayap apakah koloni semut akan bertambah lebih besar, tentu tidak. Sedangkan semut hitam tidak menghasilkan telur dan kroto.  Tetapi dengan adanya semut hitam bersayap dalam koloni tetap ada fungsinya.

Tapi sekarang jangan kuatir mengatasi masalah kerugian tersebut. Sebelumnya flodesta sudah menulis tentang ciri kroto semut rangrang hitam bersayap. Ciri tersebut bisa meminimalisir kerugian, jadi pada dasarnya mencegah sebelum terjadi hal-hal yang paling buruk. Semoga bermanfaat. Jo kelalen cendole. Matur nuwun

Cek Secara Berkala Tatakan Kaki Rak

Salam kroto. Apakah sobat merasa galau dengan kondisi ternak kroto anda makin lama semakin berkurang. Dari beberapa sahabat  flodesta pernah berbagi pengalaman selalu mengeluhkan masalah semut semakin lama habis. Banyak faktor sebenarnya yang mempengaruhinya, salah satunya bisa cek secara berkala tatakan kaki rak. Apakah di dalam pengaman tatakan kaki rak tersebut banyak kematian semut atau setiap hari banyak jatuh di tanah. Kemudian tidak adanya keseimbangan telur yang dihasilkan dengan kematian.

Cek Secara Berkala Tatakan Kaki Rak

Dalam hal ini mas bro akan membahas semut yang banyak terendam ke dalam oli. Bagi yang menggunakan tatakan air pasti akan kelihatan jelas jika ada yang mati. Bagaimana kalau menggunakan oli? Pasti akan sedikit samar-samar karena tertutup dengan oli yang berwarna hitam. Ireng kabeh...piye ndeloke nek orak dikeruk...

Untuk masalah tersebut,  mas bro selalu mengingatkan kembali bahwa semakin banyak yang masuk oli atau air,  maka otomatis sedikit demi sedikit ternak kroto anda juga akan mengalami pengurangan. Walaupun sedikit kalau setiap hari juga sami mawon, apalagi dalam jumlah banyak. Bener po rak...

Maka dari itu sobat harus selalu cek secara berkala tatakan kaki rak. Tatakan bisa dibersihkan jika sudah lama dengan oli bekas atau air yang baru. Mengapa harus diganti? Untuk pengguna oli biasanya bercampur dengan kotoran semut dan debu. Dengan berkumpulnya debu di kaki juga tatakan sedikit demi sedikit juga bisa membahayakan ternak kroto anda. Semut bisa punya peluang untuk kabur melalui oli yang sudah mengeras atasnya dan licinya kaki yang banyak debu menempel. Kalau sudah bisa melewati maka dengan mudah semut berbondong-bondong keluar dari rak semut.

Menurut pengalaman, semut yang masuk oli berarti semut mengalami kondisi kurang nyaman di dalam rak, apalagi sudah lama mencoba ternak kroto. Bisa juga disebabkan menjatuhkan diri dan nekat masuk oli atau air. Bukan masalah bau, karena saya sudah belajar bertahun tahun pakai tatakan oli. Bau oli tidak begitu signifikan mempengaruhi, semut tetap menghasilkan kroto. Cuma kondisi tinggi kaki rak lebih tinggi dari sebelumnya. Letakkan toples semut pada rak yang paling tinggi karena lebih menyukai ketinggian karena di bawah banyak gangguan.

Aku kira semua pengaman rak semut pasti ada saja semut yang jatuh atau menjatuhkan diri, kecuali raknya panjenengan ditutup rapat mesti ora ono sing tibo. hahaha...

Mau pakai apa saja boleh, sah-sah mawon yang penting nyaman buat semut dan anda sendiri, apakah itu pakai pengaman kolam, parit paralon, tatakan air dan oli.  Monggo... Semoga saget bermanfaat. Matur nuwun sanget cendole...

Cara Supaya Semut Nyaman

Salam Kroto. Hari ini masih banyak sekali sahabat flodesta yang menanyakan tentang cara supaya semut nyaman dan tenang di dalam rak. Dalam ternak kroto terutama untuk pemula seperti saya pasti akan mengalami masa sulit serta kendala ketika saat pertama kali memindahkan sarang kroto alam ke dalam rak. Kita sendiri harus memahami hal tersebut bahwa semua yang mengalami perpindahan tempat pasti akan mengalami proses adaptasi, apakah itu semut alam atau ternak.

Semut

Pada saat kita mengambil sarang kroto dari alam pasti tidak serta merta semut rangrang akan masuk secara instan ke dalam media sarang yang sudah kita sediakan. Bahkan tidak jarang semut akan banyak berjatuhan ke tanah. Dan pada saat pindah lokasi semut rangrang akan mengalami proses penyesuaian tempat baru. Proses semut masuk ke dalam tempat toples, botol, bambu dan paralon mempunyai waktu berbeda. Ada yang membutuhkan waktu tidak sampai sehari ada pula sampai berhari-hari tidak mau masuk, menyebabkan semut berkumpul di pojok rak. Walaupun sebenarnya masalah supaya semut mau bersarang secara cepat itu hanya menggunakan teknik saja.

Perbedaan sudah sangat jelas ketika memindahkan sarang semut yang sudah di ternak, koloni semut dari toples sudah adaptasi. Pada saat dipindah ke tempat lain hanya membutuhkan waktu tidak terlalu lama dalam menyesuaikan di rak baru. Sedangkan semut yang di ambil langsung dari alam membutuhkan waktu cukup lama.

Kesabaran dan ketekunan dalam menghadapi kondisi itu sangat dibutuhkan sekali. Kalau kita sendiri tidak sabar, Mas bro sarankan jangan ternak kroto, karena tidak ada proses yang cepat (instan) semua membutuhkan waktu. Dengan mau menunggu proses yang ada, semoga saja hasilnya jadi lebih baik.

Cara supaya semut lebih cepat nyaman di dalam rak?
  1. Ambil bibit semut dari alam. Letakkan langsung sarang semut secara pelan-pelan ke dalam rak (slow mawon) yang sudah kita ambil dari alam. Jangan dibuang dulu daun yang ada, supaya semut rangrang tidak terlalu stres tingkat tinggi. Biarkan saja semut masih berada di dalam daun. Dengan masih adanya rumah daun, semut tidak terlalu banyak berhamburan keluar sarang secara besar besaran. Kemudian jangan lupa siapkan makanan dari ulat hongkong (jenis serangga lain juga boleh) serta minuman air gula manis.

    Pertama kali bisanya semut tidak mau makan dan minum, biarkan saja makanan dan minuman tetap disediakan. Cepat atau lambat pasti akan dimakan atau diminum. Tak lupa sediakan juga toples kosong, toples tidak wajib digunakan silahkan ganti dengan bahan yang lain sesuai dengan keinginan sobat. Dalam kondisi apapun memindahkan semut nantinya tetap ada yang jatuh tetapi tidak terlalu banyak bila dibandingkan dengan cara daun dibuka langsung ketika baru dapat dari alam.

  2. Ternak kroto yang sudah lama tiba-tiba semut berjatuhan. Cara ini memang cukup ampuh untuk mengatasi masalah tersebut, jika sobat pernah mengalami hal semut berjatuhan walaupun sudah di ternak berbulan-bulan, dengan cara memberi daun pada toples, botol, bambu, paralon kondisi semut akan jadi lebih nyaman. Daun bisa diberi dalamnya atau di atas toples. Bagi yang mempermasalahkan tidak bisa melihat telurnya, pelajarilah terus nanti lama-lama akan terbiasa dengan kondisi tersebut. Pada intinya dalam keadaan darurat semut tidak berjatuhan dan aman alias nyaman, sehingga kita tidak merasa panik dan ketakutan

  3. Ruangan. Kita bisa adopsi sebagian seperti di alam saja, kalau dilihat mayoritas semut alam berada di area panas, terang tetapi sarangnya gelap. Aplikasi di rumah, sesuaikan dengan kondisi ruangan dengan teduh alias adem, tetap ada cahaya yang masuk walaupun hanya pantulan. Coba sobat aplikasikan kondisi tersebut, untuk toples atau bahan lain bisa dibuat gelap tetapi ruangan tetap membutuhkan terang cahaya dan udara. Bagi ruangan yang panas bisa membuat kolam buatan di bawah rak

  4. Baca juga : Pengaman rak ternak kroto menggunakan parit paralon
    Cara supaya semut nyaman di rak bisa anda coba selagi masih bisa dicoba. Orak ono sing nglarang kalau hasilnya jadi lebih baik. Semoga bisa bermanfaat. Matur nuwun cendole..

    Mengurangi Rumah Semut Dari Toples

    Salam kroto. Kali ini flodesta akan berbagi lagi tentang mengurangi rumah semut pada toples dan botol. Sesuai dengan judul kita akan membahas masalah media toples dan botol saja, untuk yang lain aku kira hampir sama masalahnya. Pasti sobat semua pernah mengalami atau melakukan penambahan rumah semut secara besar besaran berharap koloni semut rangrang jadi tambah banyak koloninya. Benar opo orak bro...

    Mengurangi Rumah Semut Dari Toples

    Apa yang terjadi dengan menambah tempat rumah semut terlalu banyak? Mari kita amati dengan seksama bahwa penambahan toples, botol, paralon atau bambu yang tidak sesuai dengan koloni tentu membuat koloni semut akan berpindah sebagian ke tempat tambahan tadi bahkan ada yang berpindah secara besar besaran. Sehingga koloni terbesar akan terpecah belah merata ke tempat lain.

    Pemandangan ini memang sedikit membuat kecewa karena hasil kroto bertebaran kemana mana alias tidak berkumpul menjadi satu. Perlu diketahui juga dengan isi koloni sedikit jangan berharap koloninya akan bertambah secara cepat, penuh dan padat berisi kecuali ada penambahan semut dari luar. Ambil contoh pada botol dan toples yang sering dipakai kebanyakan terlihat kosong serta seperti lama berkembangnya.

    Perkembangan telur, larva, pupa serta semut rangrang tidak bisa secara cepat dan semua mempunyai tahap tahap pertumbuhannya, jadi sobat wajib mengikuti proses yang ada.

    Mari relakan sedikit untuk membaca tulisan flodesta yang gak neko-neko alias poinnya saja. ndak marai mumet.
    • Jangan terlalu banyak menambah tempat sarang atau rumah pada semut menyebabkan toples banyak yang kosong karena banyaknya rumah untuk bersarang, sesuaikan dengan koloni semut.

    • Tambahkan toples atau botol secara bertahap saja lihat kondisi. Ojo langsung mak brek. Bisa di lihat untuk sobat yang sudah menambah toples atau botol terlalu banyak apakah isinya akan penuh semua, pasti tidak sesuai seperti apa yang kita harapkan.

    • Ambil kembali toples kosong dan botol yang lama tidak ditempati, apakah itu baru beberapa minggu atau sudah lama berbulan bulan karena percuma saja melihat pemandangan toples kosong semua. Lebih baik dengan jumlah toples sedikit tapi maksimal hasilnya.
    Cara mengurangi toples, botol yang ada semutnya?
    • Silahkan lihat toples yang kosong lalu ambil dan segera bersihkan dari semut rangrang .

    • Cara membersihkannya dengan menggunakan kuas lebar untuk toples dan kuas kecil panjang untuk botol pada semut yang masih berada di dalam sehingga tidak mematikan. Jangan lupa kuas dikasih tepung sedikit supaya semut rangrang bisa langsung jatuh di rak.
    Sekarang kita sudah bisa lihat setelah beberapa hari toples yang telah kita kurangi otomatis  koloni semut rangrang akan berkumpul dengan padat serta kroto akan menyatu lebih banyak, sehingga ketika panen kroto lebih efesien waktunya.

    Selamat mencoba semoga dengan adanya info tentang mengurangi rumah semut pada toples dan botol jadi tambah senang melihatnya. Puas... Jo kelalen sama cendole bro... Matur nuwun

    Berapa Jumlah Ratu Paling Ideal

    Salam kroto. Berapa jumlah ratu semut rangrang paling ideal dalam satu koloni. Cukup panjang juga perjalanan flodesta untuk mengetahui tentang cara ternak kroto. Jangan menyerah bro untuk tahu lebih dalam mengenai semut rangrang penghasil kroto. Marilah berlomba-lomba untuk mencari cara yang terbaik. Saat ini memang sudah banyak sekali ilmu yang dibagi secara gratis di internet baik pengalaman pribadi atau pengalaman orang. Manfaatkanlah secara baik dan bijak, pelajari serta dipraktekan (action).

    Berapa jumlah ratu paling ideal

    Bagi pemula memang tidak mudah menerima ini, rasa tidak percaya pasti akan timbul di pikiran kita. Apalagi kalau diterima secara mentah mentah tanpa mencoba serta mau mempelajarinya. Mari sekarang kita bahas mengenai berapa jumlah ratu semut rangrang paling ideal dalam satu koloni.

    Beberapa waktu yang lalu sempat ada yang menanyakan pertanyan tersebut, tetapi Mas bro belum sempat menulis di blog dikarenakan harus membantu teman-teman yang membutuhkan informasi tentang ternak kroto. Pokoknya sibuk banget deh sampe telingaku panas karo handphone sampai anget. Masih banyak sekali dari sahabat flodesta belajar di internet lebih susah dikarenakan hanya tulisan saja. Di sini lain bro, blog flodesta selalu memberikan sajian artikel yang berbeda dengan lainya serta berupaya memberikan cara terbaik disertai dengan gambar yang jelas karena berdasarkan pengalaman. Sing enak enak wae lah, ojo digawe stres tetap smile teyusss.

    Bila melihat pengalaman dari alam pada saat kita mencari sarang semut dalam satu pohon mungkin hanya mendapatkan satu ratu semut rangrang bahkan sangat menyedihkan sekali sampai seharian mencari tidak ada ratunya. Capek rasanya, tapi kudu tetap sabar pasti nanti ada hasilnya kalau ada usaha.

    Tapi gpp sob, ingin berhasil pasti banyak rintanganya. Sekarang mari kita aplikasikan ke dalam media penangkaran di rumah apakah bisa ratu semut rangrang kita beri lebih dari satu dalam satu toples atau rak.

    Berdasarkan pengalaman sebenarnya jumlah  ratu paling ideal dalam satu koloni hanya satu ratu contohnya seperti di alam. Tetapi sesuai realita dan kondisi di lapangan berbeda sekali. Ratu bisa dicampur lebih dari satu. Seperti kepunyaan Mas bro ada yang hidup lebih dari satu ratu di dalam toples, sampai sekarang bahkan tidak mau pindah tetap adem ayem. Dan jika ingin setiap satu toples ada ratunya bisa kita buat tempat satu persatu saja jangan dicampur.

    Kesimpulan
    • Ratu semut rangrang bisa hidup lebih dari satu di dalam toples seperti duo, tigo ratu dst. Untuk sobat semua jangan ragu untuk menambah ratunya supaya peluang hasil telur lebih banyak, tapi resiko ditanggung sendiri ya bro.

    • Ratu semut rangrang merupakan motor penghasil telur terbanyak dan tercepat dibanding dengan semut rangrang lainya. Bisa dicoba langsung untuk sahabat flodesta mencoba satu ratu dengan koloninya sedikit yang menempel di tubuh ratu dimasukkan ke dalam toples kemudian ditutup, jangan lupa toplesnya dibuat lubang kecil-kecil serta gula pasir sedikit. Tunggu sampai sehari saja jangan lama lama. Paling belum sampai sehari sudah lahir telur kecil mengumpul seperti pada gambar. Berarti kalau sudah timbul telur kecil dari ratu sobat sudah membuktikan sendiri. oke
    Sementara di luar koloni semut kita bisa atur tetapi setelah di dalam koloni semut yang mengatur, serahkan saja sistemnya apakah diterima atau malah ditolak.

    Cara di atas mungkin ada yang berbeda, pada dasarnya kita bebas bereksperimen karena setiap orang mempunyai cara ternak kroto sendiri. Sekali lagi hormati dan hargai hasil karya orang lain.

    Semoga masalah tentang Berapa jumlah ratu semut rangrang paling ideal bisa bermanfaat bagi sedulur semua. Ojo lali karo cendole bro...Matur nuwun