Media alternatif ternak kroto

Salam kroto. Cara yang juga bisa di coba selain menggunakan media dari toples, rak, kawat, paralon (pralon), bambu yaitu dari pohon itu sendiri yang sesuai dengan habitat aslinya. Cara seperti ternak kroto di pohon juga pernah mas bro lakukan. Kita bisa manfaatkan pohon di sekitar rumah sebagai media untuk mengembangbiakan semut rangrang.  Terlepas dari anda yang ogah ogahan mencoba dengan media  seperti saya sebutkan pada awal kalimat di atas. karena kesibukan ataupun malas merawat. Alternatif lain yaitu dengan menggunakan pohon.

Media Alternatif Ternak Kroto


Pohon yang bisa kita gunakan yaitu pohon  yang ada di sekitar rumah sobat saja. Kemudian untuk semut rangrang agar tidak merayap kemana mana. Tentunya kita sedikat berpikir bagaimana agar semut rangrang tidak mlaku mlaku tekan endi endi. Piye carane ya? Gampang bro....Cukup dengan hanya membuat lingkaran dari semen atau pembatas sekeliling pohon ( kolam kecil yang mengelilingi pohon dan di isi dengan air.

Dengan membuat pembatas semut rangrang tidak akan keluar dari pohon. Untuk menghindari masalah dengan air. Tahu sendiri air ini kalau semakin lama akan mnimbulkan masalah. Yaitu bisa di tempati untuk berkembang  jentik jentik nyamuk. Biar tidak menghasilkan nyamuk kita bisa isi dengan ikan kecil. Terserah mau di kasih ikan apa.

Pohon apa yang bisa kita manfaatkan? Untuk pohon tentunya yang daunya agak lebar.Pokonya yang ada di dekat rumahmu atau mungkin ada yang punya lahan atau pekarangan luas dengan di tumbuhi pohon pohon yang tidak terlalu besar dan tinggi.

Dari segi perawatan jelas lebih ringan dan mudah. Seumpama sampai telat memberi makan, pohon sendiri sudah menyediakan. Disini kita tetap menyediakan makanan.Yang jadi masalah adalah apakah orang orang di sekitar anda  mengijinkan. Dari rangkuman di atas, cara seperti ini mungkin sudah ada yang mencoba. Tidak ada yang melarang untuk mencoba. Monggo....

Itulah sedikit pengalaman yang flodesta bagi kepada teman teman semua. Semoga bermanfaat.

Share :

11 komentar:

  1. Mau nanya nih Den Mas. Semoga berkenan menjawab. Saya punya beberapa toples yang saya taruh di rak yang berbeda. Suatu saat saya pindahkan toples tersebut menjadi satu rak. Namun yang terjadi adalah toples yang baru saya pindahkan tersebut pindah bin boyongan bedhol desa pindah ke toples yang lain sama telor – telornya diangkut. Gimana caranya agar semut tak pindah ke lain hati? Maksudnya pindah toples. Perlu diketahui bahwa semut tersebut asalnya saya ambil dari alam dalam satu pohon yang sama. Matur tengkyu, sembah nuwun

    ReplyDelete
  2. @Kateno

    Bisa di katakan bahwa menempatkan semut rangrang di tempat rak sama saja dengan media pohon, pergerakan semut sangat bebas dan bisa kemana mana. Tentunya semut akan berpindah pindah semau udele.

    Menurut saya sih kita biarkan saja toh nantinya juga akan pindah lagi.

    Apakah toples yang di tinggalkan ada ratunya?
    Jika ada ratunya coba kita buat supaya ratu tidak bisa keluar dari toples. toples kita buat lubang lebih banyak sebesar semut prajurit( cara saya) sehingga ratu tidak bisa pindah dan semut aparat pasti akan setia menunggunya.

    Maturnuwun alias 2x sembah nuwun.

    ReplyDelete
  3. maseee.,,. aq kpengen mekokk.,., tp nggo boso jowo ae yo mass.,.,., critaneeee kiii semutku ki podo peranggggg.,. semut sing lawas ambi semut sing anyrann.,., aku bingung piye lek ngatasi mas,.,.,., piyeeee kiii.,., mhon bantuan akuuuu masss.,., !!!!!!

    ReplyDelete
  4. @abdul munib

    woooooi......
    Dijupuk ae semut sing anyar ojo di campurke sek yow, perlu di karantina kuwi ben tenang disik.

    Maturnuwun

    ReplyDelete
  5. mas broo@ wahhhhhhhhh sarane guk sampean wis tak caknooo maseee.,., tibaknooooo iyooo kiii.,. penerrrrr sampeann.,.,. hehehehe matur nuwuuunnnnn,..,. kapan2 tak traktir telo rambat areppp maseeee ???

    ReplyDelete
  6. @abdul munib

    hayah.....
    sembarang mas, sak iklasmu.
    Maturnuwun.

    ReplyDelete
  7. Kroto semut Kudus21 November 2012 09:01

    mas bro berisik....
    kakakakakakaka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngono ya, wes sukses lali karo kancane.hehe..

      Delete
  8. mas.,. setelah saya amati.,. induk semut kok jarang makan or minum yahh.,., itu gmn mas.,. ?? apakah dikasih makan semutn prajuritnya nya ato gmna ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang kasih makan or minum aparatya mas. Maturnuwun

      Delete
  9. pak de, mau nanya bolehkan. saya dah 6 pereiode nyoba dirak tapi setiap musim ratu kawin selalu dikanibalin dg koloninya jadi regenarasinya putus. dan saya baca di net kalau ratu adalah ibu dan anak2nya. jadi setiap kawin dia MENGASINGKAN diri dan bertelor dan membesarkan anak2nya sampai menjadi koloni. pernah sayapnya saya potong tetap dikanibal. rak saya buat 40 x 60 x 200 cm tertutup ram nyamuk. wonten solusiny mboten pak de? maturnuwun.

    ReplyDelete