Gambar Telur Semut Rangrang Tanpa Ratu

Salam kroto, Apakah semut rangrang anda bisa bertelur tanpa adanya ratu semut rangrang?. Sebenarnya mas bro pernah membahas bahwa pada postingan sebelumnya. Dulu hanya berbeda jangka waktu panen kroto , sekarang bukti prakteknya lebih lama lagi (update). Berdasarkan dari pengalaman dan pengamatan selama berbulan bulan. Tidak semua pendapat yang beredar selama ini benar bahwa tanpa ratu tidak akan menghasilkan telur. Sekarang mas bro membuktikan sendiri dengan masa waktu sudah dari 4 bulan lebih dengan sebelumnya tetapi tetap masih ada telur nya. Walaupun tidak ada ratu semut rangrang yang berada di toples.

Gambar Telur Semut  Rangrang

Pertanyaan yang coba mas bro tanyakan kepada pemburu kroto alam, yang sudah berkecimpung dalam dunia kroto bertahun tahun. Bahwa mereka selalu tidak pernah atau jarang sekali mendapatkan ratu pada satu pohon padahal kroto yang di ambil selalu banyak (ikut berburu haha...). Terus kemana ratunya? Apalagi sarang yang di ambil selalu di bongkar habis habisan sampai tidak terbentuk lagi seperti sarang. Dan sandainya jatuh atau terselip pada alat yang di gunakan pasti akan kelihatan. Karena ratu semut rangrang selalu tidak jauh dari anak buahnya di lindungi dan di kerumuni tubuhnya oleh prajurinya. Pokoknya kelihatan jelas kalau itu ratu semut rangrang.


Gambar Telur Semut  Rangrang

Sahabat flodesta yang baik hati, sarang toples yang saya tampilkan di postingan ini membuktikan bahwa tanpa ratu ternyata juga bisa menghasilkan telur. Terus apakah sama hasil nya sama dengan yang ada ratu nya? Tentunya beda, lebih cepat, lebih banyak telur yang di hasilkan ratu semut rangrang. Kalau gak percaya bisa sobat coba sendiri. Tetapi membutuhkan waktu proses yang lama untuk membuktikan dan mengatahuinya.

Gambar Telur Semut  Rangrang

Gambar telur semut rangrang tanpa ratu di atas sama persis dengan waktu pemindahan sarang dari alam dengan sarang yang ada ratunya. Juga pengambilan gambar pada bulan, hari yang sama. Cuma yang mebedakan kalau sarang semut rangrang dengan di tempati ratu sudah pernah mas bro ambil kroto nya. Sedangkan sarang yang tidak ada ratunya belum pernah saya ambil krotonya ( pembuktian ).

Okey sobat, sekiranya bisa menjadi masukan dan tambahan ilmu sahabat semua tentang ternak kroto. Apakah opini yang selama ini beredar benar, buktikan sendiri...hehe

Jangan lupa setelah membaca kasih cendolnya ya....Terimakasih

Share :

3 komentar:

  1. mas bro....ji kita cari sarang semut terus dpt ratu +lapa rutu y...jika kita pindah k toples pa lapa ratu y bsa hidup mas bro......

    ReplyDelete
  2. Sekedar bagi pengalaman ya mas bro, sarang semut tanpa ratu tetep tidak bisa bertahan, jumlah prajurit dan pekerjanya akan terus menyusut lama kelamaan habis karena jumlah yg mati lbh besar dr yg lahir. ini saya alami sendiri, tiga bulan pertama sy selalu menambah semut liar maupun krotonya hasilnya jumlah sarangnya pun bertambah terus sampai 16 toples. 2 bulan selanjutnya sy tidak menambahnya baik semut maupun krotonya, hasilnya... sarangnya habis tinggal 4 toples. Setelah saya isi dg 4 ratu barulah mulai ada perkembangan sebulan nambah 1 toples. Demikian info dari saya, dalam beternak ratu itu HARUS ada.

    ReplyDelete
  3. @Dwi Antoro
    Maturnuwun banget ya mas atas pengalamannya.salut wes mau berbagi juga. Seperti mas dwi ini yang mas bro cari.

    Kalau pingin cepat memang harus di tambah sarang alam. Selama ini mas bro selalu menyarankan kepada sobat flodesta jika ingin ternak kroto minimal ada ratunya.

    suwun

    ReplyDelete