Perbedaan ratu semut rangrang dan calon ratu

Salam kroto. Pembaca flodesta yang baik hati. Kali ini saya akan menjelaskan perbedaan antara  ratu semut rangrang dengan calon ratu semut rangrang. Dari sahabat flodesta pasti pernah melihat calon ratu semut dengan warna cokelat dan warna hijau serta mempunyai sayap. Bentuk tubuh yang lebih besar dari semut lain. Itulah yang di namakan calon ratu semut yang belum kawin juga belum bisa bertelur. Bagi anda yang belum pernah melihat mungkin gambar di bawah ini bisa memberikan pencerahan yang menjadi tanda tanya selama ini.


 calon ratu semut rangrang
Gambar : Calon Ratu Semut Rangrang



ratu semut rangrang
Gambar : Ratu Semut Rangrang

Bagaimana ratu semut yang tanpa sayap?. Untuk ratu semut rangrang tanpa sayap cenderung berwarna hitam. Ratu ini sudah mengalami perkawinan. Artinya ratu ini akan siap mengeluarkan telur dan memproduksi selamanya. cihuy.....

Seandainya teman-teman ingin beternak kroto atau membudidayakan semut rangrang sebaiknya ada ratunya ( usahakan ). Tetapi jangan kecil hati, kalau memang belum ada ratunya bersabar saja. Siapa tahu semut rangrang yang kita ternak bisa menghasilkan ratu semut rangrang. Mungkin hari berikutnya dapat sarang ada calon ratu dan bahkan langsung dapat ratunya. Pasti teman semua akan melihat langsung perbedaanya.
Ok selamat mencoba mencari ratu. Semoga bisa menemukan ratu yang kita butuhkan selama ini. Setelah membaca tentang perbedaan ratu semut rangrang jangan lupa cendole ya...suwun
Share :

9 komentar:

  1. itu bisa terbang gan ratunya??

    ReplyDelete
  2. lha terus yang ga disuapin itu jadi apa gan..??
    bisa bertelur kaya ratu juga ga..???

    ReplyDelete
    Replies
    1. calon ratu belum bisa menghasilkan telur

      Delete
  3. Brapa lama (hari/minggu/bln) ratu bersayap menjadi tidak bersayap???
    mksh Bro

    ReplyDelete
  4. klo kita dpt calon ratu.. hrs kita beri mkn apa..? biar dia than hidup sampai menjadi ratu bneran.. msalahnya gan ku bnyak calon ratu yg di dpt dari phon...klo di gabung ke kloni yg lain bisa2 di kroyok kan..jd hrs di apakan..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Calon ratu di kasih makan sama koloninya. Tidak semua jadi ratu. Betul sekali calon ratu beda koloni di keroyok. Biarkan saja berkembang alami.

      Delete
  5. salam kroto ... banyk pengetahuan baca baca ini semua mas bro,,,,(asbit) dari kalimantan selatan

    ReplyDelete