Cara Mengambil Sarang Semut

Sunday, October 21, 2012
Cara mengambil sarang semut di pohon? Sebelum memindahkan sarang kroto alam untuk ditempatkan di dalam toples masih ada proses lagi yaitu mengambil sarang semut di pohon. Bagaimana caranya? Anda pasti membayangkan kalau diserang ratusan semut rangrang pasti akan sakit. Mau naik ke pohon sudah dihadang oleh semut rangrang.

Saat pertama kali mendengar adanya ternak kroto, langsung saja saya action untuk mencoba. Sempat menjalani dan mengambil sendiri dengan cara naik pohon, kebetulan lumayan tinggi dengan membawa alat seadanya. Ternyata sebelum sampai ke atas mas bro wes rak kuat digigit semut banyak sekali, terpaksa harus turun.

Tidak mau kalah sama semut akhirnya bambu saya sambung lebih panjang supaya terjangkau. Setelah sampai Mas bro coba potong dan jatuh juga sarang tersebut. Sebelum semut lari, dengan cepat sarang harus dipotong dan dimasukkan ke dalam karung plastik, supaya aman. Itulah cara pengambilan dengan cara naik pohon,  pokoknya ambil sendiri.

Cara Mengambil Sarang Semut Kroto Di Pohon

Cara mengambil sarang semut di pohon berikutnya adalah dengan menyuruh orang yang berani untuk mengambil, bayar saja sebagai uang lelah. Cara yang seperti inilah terakhir saya pakai untuk mengambil sarang semut di pohon. Sakit bro kalau ambil sendiri, kalaupun  ambil sendiri jika pohon tersebut tidak terlalu tinggi. Jika mau pesan sarang semut berapapun akan dilayani,  tergantung masih ada tidaknya sarang. "kata bapak sambil senyum ambil kroto"

Sebelum mengambil siapkan bambu atau kayu panjang yang sudah disambung dan ujungnya sudah dipasang sabit. Potong batangnya, siapkan karung beras kosong atau kantong plastik untuk menyimpan sarang sementara. Ada juga yang langsung dimasukkan toples.

Dalam pengambilan sarang setiap orang mempunyai teknik berbeda beda. Ada yang rela badanya digigit untuk mengambil sendiri dan ada juga yang meminta tolong orang lain untuk pengambilanya.

Cara memotong sarang kroto dengan menggunakan bambu atau kayu panjang bisa mengalami kesulitan jika batang pohon yang akan kita potong terlalu tinggi dan berjenis kayu keras.

Bila sobat mempunyai pengalaman yang berbeda, share dong di sini... Semoga bermanfaat. Jangan lupa cendole... Matur nuwun.

 
Toggle Footer